Wednesday, May 28, 2008

those differences make it all colourful

they call it moody
i call it super sensitive

they call it pathetic
i call it too much of indulging oneself in self pity

they call it stubborn
i call it punya pendirian dalam hidup

they call it strong and tough
i call it just being hard on one-self

they call it pinter ngomong
i call it kreatif dalam mennggunakan kata kata

they call it aneh
i call it unique.

they call it hidup-ini-susah
i call it tantangan dan ujian hidup

they call it give up
i call it not trying hard enough

they call it endurance
i call it perseverance

they call it self-defence
i call it excuses

they call it happy-go-lucky
i call it thankful

they call it hard-to-please
i call it perfectionist

they call it talent
i call it patience

they call it ups and downs in life
i call it their own roller coaster rides

some calls it sucker for sweet things
some calls it romantic

don't hate the game, people
hate the players. ;)

Friday, May 16, 2008

dia duduk termenung dan befikir
mempertanyakan arti kebingungan itu
knp dia harus merasa sedih
ketika mendengar kabar bahagia itu?

apakah itu pertanda buruk?
tapi tunggu. dia tidak percaya akan itu.
pertanda itu hanya teruntuk orang aneh, katanya.
jadi apa?
tanyanya lagi. kepada dirinya.
bukan kepada yang lain.
bukan kepada kepalanya yang bisa memberikan jawaban yang logis
bukan juga kepada nalarnya yang mampu mengalahkannya dalam bersilat lidah.

tapi kepada suara hatinya.
karena dia percaya hanya ia lah yang mampu memberikan jawaban yang jujur.
jawaban yg jujur yg tidak perlu logika, tidak perlu nalar.
tpi perasaan nya yang sbnernya.

dan tunggulah. jawaban itu sedang digalinya. menunggu saatnya untuk ditemukan. menunggu saatnya untuk dilahirkan. bersabarlah. ia akan datang.